Helikopter Militer Iran Jatuh di Pasar Buah Isfahan, Empat Orang Tewas

Helikopter
Ilustrasi Helikopter. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sebuah helikopter militer Iran jatuh menimpa pasar buah di Provinsi Isfahan pada Selasa (24/2/2026) waktu setempat, menewaskan sedikitnya empat orang. Insiden ini terjadi di area Dorcheh, Khomeynishahr, di kota Khomeynishahr, Provinsi Isfahan.

Laporan media pemerintah Iran, termasuk AFP dan Reuters, menyebut helikopter yang terlibat adalah milik Angkatan Udara Iran. Jatuhnya helikopter memicu kebakaran di pasar, namun api berhasil dipadamkan oleh petugas darurat.

Menurut kantor berita IRNA, kecelakaan diduga disebabkan oleh “malfungsi teknis”. Keempat korban tewas terdiri atas pilot dan kopilot helikopter militer, serta dua pedagang buah yang berada di pasar saat insiden terjadi.

BACA JUGA :  Surat Al-Ikhlas: Makna, Keutamaan, dan Kandungan Tauhid yang Mendalam

Catatan Keselamatan Penerbangan Iran yang Buruk

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran kerap mengalami kecelakaan udara, baik sipil maupun militer, yang sebagian besar terkait dengan armada pesawat tua dan kekurangan suku cadang akibat sanksi Barat. Banyak pesawat militer yang digunakan dibeli sebelum Revolusi Islam 1979 dan mengalami kesulitan pemeliharaan.

Pejabat Iran mengakui tantangan besar dalam memperoleh suku cadang asli untuk menjaga operasional armada militer yang menua.

BACA JUGA :  Resep Asam Padeh Tongkol Khas Padang, Kuah Asam Pedas yang Menggugah Selera

Pekan lalu, sebuah jet tempur milik Angkatan Udara Iran juga jatuh di Provinsi Hamedan saat latihan malam, menewaskan satu dari dua pilot di dalamnya, menambah catatan panjang kecelakaan udara di negara tersebut.

Kecelakaan helikopter di pasar buah Isfahan ini menjadi peringatan kembali terkait risiko operasional pesawat militer Iran yang menua dan kebutuhan mendesak akan pemeliharaan serta modernisasi armada.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================