
BOGORTODAY.COM – Kurma bukan sekadar buah, melainkan teman setia masyarakat Indonesia saat bedug Magrib bertalu. Rasanya yang manis menjadikannya pilihan utama takjil untuk mengembalikan energi seketika setelah seharian berpuasa.
Secara medis, kurma dikenal sebagai sumber energi alami yang lengkap. Buah ini mengandung gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang memberikan dorongan energi instan, sekaligus karbohidrat kompleks yang membantu pelepasan energi secara bertahap.
Tak heran jika dalam berbagai riwayat, Muhammad menganjurkan kurma sebagai menu berbuka puasa.
Namun Ramadan kali ini menghadirkan tren baru dalam menikmati buah manis tersebut: kurma keju. Inovasi ini mengubah cara lama menyantap kurma menjadi pengalaman kuliner yang lebih modern, kaya rasa, dan digemari generasi muda.
Perpaduan Tradisional yang Kembali Populer
Meski terkesan kekinian di Indonesia, kombinasi kurma dan keju sebenarnya bukan hal baru. Di sejumlah negara Timur Tengah, perpaduan ini telah lama menjadi sajian tradisional.
Manis pekat dari kurma berpadu dengan gurih dan sedikit asin dari keju, menciptakan harmoni rasa yang unik. Tekstur daging kurma yang kenyal berpadu dengan kelembutan cream cheese atau sensasi gurih dari cheddar, menghasilkan camilan sederhana namun memanjakan lidah.
Bagi sebagian orang yang menganggap kurma “terlalu manis”, tambahan keju justru membuat rasanya lebih seimbang dan tidak membosankan.
Kandungan Gizi dan Kalori Kurma Keju
Meski lezat dan mengenyangkan, kurma keju tetap perlu dikonsumsi secara bijak karena kandungan kalorinya cukup tinggi, terutama jika menggunakan cream cheese.
Berikut gambaran kandungan kalorinya:
- Kurma: sekitar 20–60 kalori per butir, tergantung jenis dan ukuran. Dalam 100 gram kurma kering, terkandung sekitar 280–300 kkal.
- Cream cheese (krim keju): sekitar 45–50 kkal per satu sendok makan (14–15 gram).
- Dalam 100 gram krim keju, terdapat sekitar 295–350 kkal, dengan sekitar 87–90 persen kalori berasal dari lemak.
Artinya, satu buah kurma yang diisi satu sendok makan kecil krim keju bisa mengandung sekitar 70–110 kalori atau lebih, tergantung ukuran dan jumlah isian.
Karena itu, meski menjadi camilan sehat dan praktis, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.
Cara Membuat Kurma Keju di Rumah
Membuat kurma keju sendiri sangat mudah dan tidak memerlukan banyak bahan. Berikut langkah praktisnya:
- Pilih kurma berkualitas baik dan berukuran cukup besar.
- Belah satu sisi kurma (jangan sampai terputus).
- Keluarkan dan buang bijinya.
- Isi bagian tengah dengan keju pilihan, seperti:
- Tutup kembali perlahan, dan kurma keju siap disajikan.
Untuk variasi, kurma yang sudah diisi keju juga bisa dipanggang sebentar dalam oven agar kejunya sedikit meleleh dan aromanya semakin harum.
Camilan Modern yang Tetap Bernilai Tradisi
Kurma keju menjadi bukti bahwa tradisi bisa berpadu dengan inovasi. Di satu sisi, ia tetap mempertahankan nilai sunnah dan manfaat gizi kurma sebagai menu berbuka. Di sisi lain, sentuhan keju menghadirkan rasa baru yang lebih modern dan sesuai selera masa kini.
Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, kurma keju bisa menjadi pilihan takjil yang praktis, mengenyangkan, sekaligus memanjakan lidah saat Ramadan.
Selamat mencoba dan selamat berbuka!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















