Tanda-Tanda Puasa Ramadan Diterima Allah SWT

Puasa
Tanda-Tanda Puasa Ramadan Diterima Allah SWT. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Bagi umat Islam, bulan suci ini adalah momen istimewa untuk memperbanyak pahala sebagai bekal di akhirat.

Namun di tengah kesungguhan menjalankan ibadah, sering muncul pertanyaan dalam hati: apakah puasa yang kita lakukan benar-benar diterima oleh Allah SWT?

Mengetahui tanda-tanda diterimanya puasa menjadi penting agar seorang hamba terus memperbaiki kualitas ibadahnya.

Berikut penjelasan para ulama mengenai tanda-tanda puasa Ramadan diterima Allah SWT, dirangkum dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan karya Abu Maryam Kautsar Amru dan Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? karya Alexander Zulkarnaen, serta berbagai dalil yang shahih.

  1. Amalan Berlanjut dan Semakin Baik Setelah Ramadan

Salah satu tanda diterimanya puasa Ramadan adalah adanya kesinambungan amal saleh setelah bulan tersebut berakhir. Orang yang puasanya diterima akan terdorong untuk tetap beribadah, seperti melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal dan bulan-bulan lainnya.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathoiful Ma’arif menjelaskan bahwa di antara tanda diterimanya suatu amalan adalah dimudahkannya seseorang untuk melakukan kebaikan berikutnya. Beliau menukil perkataan ulama:

“Balasan dari kebaikan adalah kebaikan setelahnya. Barang siapa melakukan satu kebaikan lalu diikuti dengan kebaikan lainnya, maka itu tanda kebaikan pertama diterima. Sebaliknya, jika setelah kebaikan justru diikuti keburukan, itu tanda tertolaknya amalan tersebut.”

Senada dengan itu, Hasan al-Bashri rahimahullah berkata:

“Di antara balasan kebaikan adalah (dimudahkan melakukan) kebaikan setelahnya. Dan di antara hukuman keburukan adalah melakukan keburukan setelahnya. Jika Allah menerima seorang hamba, Dia akan memberinya taufik untuk taat dan memalingkannya dari maksiat.”

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Artinya, jika setelah Ramadan seseorang semakin rajin shalat, menjaga lisan, gemar bersedekah, dan menjauhi maksiat, itu merupakan pertanda baik bagi diterimanya puasa yang telah lalu.

  1. Dijauhkan dari Perbuatan Buruk Selama Berpuasa

Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga diri dari segala bentuk dosa, seperti berbohong, ghibah, fitnah, dan perkataan sia-sia.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan tetap mengamalkannya, maka Allah Ta’ala tidak butuh kepada puasanya.” (HR Muhammad al-Bukhari)

Dalam riwayat lain disebutkan:

“Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.” (HR Ibnu Majah)

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================