
Strategi Netflix vs Paramount
Sarandos juga mempromosikan tawaran Netflix untuk WBD menjelang tenggat waktu penawaran terakhir dari Paramount. Ia menekankan bahwa penggabungan ini akan mendorong pertumbuhan konten orisinal dan Hollywood secara keseluruhan.
“Ini adalah merger vertikal. Kami membeli studio film dan entitas distribusi yang saat ini tidak kami miliki. Kami akan menambah nilai pasar,” ujar Sarandos.
“Sementara Paramount berencana memangkas biaya operasional US$6 miliar, industri ini akan menjadi lebih kecil dibandingkan di bawah kepemilikan Netflix.”
Kontroversi Jendela Tayang Bioskop
Sarandos juga menanggapi dukungan sutradara James Cameron terhadap Paramount. Cameron mengklaim akuisisi Netflix akan memperpendek durasi tayang bioskop dan merugikan industri, namun Sarandos menegaskan Netflix tetap akan menayangkan film Warner Bros. selama 45 hari di bioskop, lebih lama dari klaim Cameron.
“Kami hanya menghabiskan lima menit percakapan soal jendela tayang, dan lebih banyak bicara tentang kacamata yang sedang ia kembangkan untuk Meta guna menonton film di rumah,” jelas Sarandos.
Dengan tanggapan ini, Netflix menegaskan posisi independennya dan menekankan bahwa proses akuisisi mengutamakan pertumbuhan industri hiburan dan bukan agenda politik, meski berada di tengah sorotan publik dan tekanan dari tokoh-tokoh berpengaruh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















