Ted Sarandos Tegaskan Akuisisi Warner Bros. Discovery Bukan Urusan Politik Meski Trump Desak Pecat Susan Rice

Strategi Netflix vs Paramount

Sarandos juga mempromosikan tawaran Netflix untuk WBD menjelang tenggat waktu penawaran terakhir dari Paramount. Ia menekankan bahwa penggabungan ini akan mendorong pertumbuhan konten orisinal dan Hollywood secara keseluruhan.

“Ini adalah merger vertikal. Kami membeli studio film dan entitas distribusi yang saat ini tidak kami miliki. Kami akan menambah nilai pasar,” ujar Sarandos.
“Sementara Paramount berencana memangkas biaya operasional US$6 miliar, industri ini akan menjadi lebih kecil dibandingkan di bawah kepemilikan Netflix.”

BACA JUGA :  Vivo Y500 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K

Kontroversi Jendela Tayang Bioskop

Sarandos juga menanggapi dukungan sutradara James Cameron terhadap Paramount. Cameron mengklaim akuisisi Netflix akan memperpendek durasi tayang bioskop dan merugikan industri, namun Sarandos menegaskan Netflix tetap akan menayangkan film Warner Bros. selama 45 hari di bioskop, lebih lama dari klaim Cameron.

“Kami hanya menghabiskan lima menit percakapan soal jendela tayang, dan lebih banyak bicara tentang kacamata yang sedang ia kembangkan untuk Meta guna menonton film di rumah,” jelas Sarandos.

BACA JUGA :  Tinjau Proyek Trase Jalan Baru Batutulis, Wakil Wali Kota Bogor Tegur Kontraktor Soal K3

Dengan tanggapan ini, Netflix menegaskan posisi independennya dan menekankan bahwa proses akuisisi mengutamakan pertumbuhan industri hiburan dan bukan agenda politik, meski berada di tengah sorotan publik dan tekanan dari tokoh-tokoh berpengaruh.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================