Studi Terbaru: Rambut Berpotensi Mendeteksi Parkinson

“Dengan mempertimbangkan semua hasil ini, kami menyarankan bahwa penurunan zat besi pada rambut dapat dikaitkan dengan disfungsi gastrointestinal pada pengidap Parkinson,” tulis para peneliti dalam laporannya.

Studi sebelumnya juga telah menemukan adanya gangguan regulasi zat besi di otak dan usus pasien Parkinson, yang memperkuat dugaan adanya keterkaitan antara metabolisme zat besi dan perkembangan penyakit ini.

Masih Perlu Penelitian Lanjutan

Meski hasilnya menjanjikan, studi ini belum memasuki tahap peer-review. Artinya, temuan tersebut masih perlu diverifikasi oleh penelitian lain sebelum dapat dijadikan metode diagnosis resmi.

BACA JUGA :  Di Era Rudy Susmanto-Jaro Ade, Pemkab Bogor Pertahankan Opini WTP Dua Tahun Berturut-turut

Para ahli menegaskan bahwa penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memastikan apakah analisis rambut benar-benar akurat dan konsisten dalam mendeteksi Parkinson sejak dini.

Mengenal Penyakit Parkinson

Parkinson merupakan penyakit neurodegeneratif yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengontrol gerakan. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel saraf di otak mengalami kerusakan dan berhenti memproduksi dopamin secara optimal.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti tremor (gemetar), otot kaku, gerakan melambat, serta gangguan keseimbangan.

BACA JUGA :  Dampak Pola Asuh Otoriter pada Perkembangan Anak yang Perlu Dipahami Orang Tua

Penyebab pasti Parkinson hingga kini belum diketahui. Namun, sejumlah penelitian mengaitkannya dengan gangguan bakteri usus, pola makan yang kurang sehat, serta paparan polutan lingkungan seperti pestisida.

Jika penelitian mengenai analisis rambut ini terbukti valid, bukan tidak mungkin di masa depan diagnosis Parkinson dapat dilakukan lebih cepat dan non-invasif, sehingga penanganan bisa diberikan lebih dini.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================