
Sementara itu, Wamenkes dr. Benyamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat. Ia menekankan strategi intervensi masif, termasuk pemeriksaan seluruh keluarga pasien dengan rontgen, pemberian obat pencegahan, serta penggunaan alat rontgen portabel dengan hasil cepat yang akan difasilitasi oleh Kemenkes. Melalui Program ini ditargetkan dapat menurunkan kasus minimal 50 persen.
“Kami fokus pada Kabupaten Bogor sebagai pilot project agar intervensi ini menjadi model bagi kabupaten lain. Semua pihak, mulai camat, kades, kapus, hingga kader desa, berperan aktif dalam program ini,” tambah Wamenkes.
Kemudian, Camat Cibinong Acep Sajidin menyampaikan, sebanyak 13 kelurahan se-Kecamatan Cibinong sudah dibentuk sebagai kelurahan siaga TBC dan terus melakukan koordinasi rutin dengan kepala puskesmas agar TBC bisa dieliminasi secara signifikan.
“Dengan melibatkan peran kader sebagai ujung tombak sebagai pendampingan pasien dan keluarga pasien terjangkit TBC,” imbuhnya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung Kabupaten Bogor menjadi salah satu kabupaten pertama di Jawa Barat yang berhasil mengeliminasi TBC melalui intervensi terstruktur, kolaboratif, dan berbasis komunitas.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















