Tradisi Tabuh Drum Saat Sahur, Dari Kampung Indonesia hingga Timur Tengah

Drum
Tradisi Tabuh Drum Saat Sahur, Dari Kampung Indonesia hingga Timur Tengah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Selama bulan Ramadan, suasana dini hari di banyak kampung di Indonesia terasa lebih hidup. Suara drum, kentongan, hingga berbagai benda yang ditabuh bergema di sudut-sudut permukiman. Anak-anak hingga orang dewasa berkeliling membangunkan warga sebagai penanda waktu sahur telah tiba.

Sahur sendiri merupakan aktivitas makan sebelum fajar atau waktu subuh sebagai persiapan menjalankan ibadah puasa hingga matahari terbenam.

Tradisi membangunkan sahur dengan tabuhan bunyi-bunyian ini telah mengakar kuat dalam budaya masyarakat Indonesia. Namun, tahukah bahwa tradisi tersebut ternyata memiliki jejak sejarah panjang dari Timur Tengah?

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Al-Mesaharati, “Penyeru Malam” dari Timur Tengah

Mengutip laporan Al Arabiya, tradisi membangunkan sahur dikenal di dunia Islam Timur Tengah dengan sebutan al-mesaharati atau mesaharaty. Secara harfiah, istilah ini merujuk pada “penyeru malam”.

Al-mesaharati adalah orang yang berjalan mengelilingi desa atau kota pada dini hari sambil menabuh drum untuk membangunkan warga agar bersiap sahur. Tradisi ini disebut telah muncul sejak masa Kekhalifahan Abbasiyah.

Di wilayah yang kini menjadi Mesir, mesaharaty tercatat telah berkeliling jalanan Kairo untuk mengingatkan waktu sahur sejak tahun 238 Hijriah.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Pendapat lain dari sejarawan Abdelmajid Abdul Aziz menyebutkan bahwa mesaharati pertama kali muncul di Mesir pada masa Dinasti Fatimiyah. Kala itu, para penabuh drum—yang juga disebut “baza”—memukul gendang dengan irama keras dan berulang agar suaranya mampu membangunkan seluruh lingkungan. Informasi ini turut dilaporkan oleh Gulf News.

Tradisi yang Menyebar ke Berbagai Negara

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================