
Batasi konsumsi:
- Makanan kemasan
- Camilan asin
- Minuman manis dengan tambahan gula
- Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji umumnya tinggi garam dan rendah nutrisi. Konsumsi rutin tidak hanya memperburuk batu ginjal, tetapi juga meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung.
- Asupan Vitamin C Berlebihan
Vitamin C memang penting bagi tubuh. Namun, konsumsi berlebihan—terutama dalam bentuk suplemen dosis tinggi—dapat meningkatkan kadar oksalat dalam tubuh.
Penderita batu ginjal sebaiknya:
- Tidak mengonsumsi suplemen vitamin C tanpa rekomendasi dokter
- Membatasi asupan vitamin C berlebihan dari makanan
- Minuman Berkafein dan Berkarbonasi
Kopi, teh, dan minuman bersoda perlu dibatasi jika dikonsumsi berlebihan. Minuman ini berisiko menyebabkan dehidrasi apabila tidak diimbangi dengan cukup air putih, sehingga meningkatkan peluang terbentuknya batu ginjal baru.
- Suplemen Kalsium Tanpa Pengawasan
Suplemen kalsium tanpa pengawasan medis dapat memperparah kondisi batu ginjal, terutama jika jenis batunya berbasis kalsium.
Untuk memenuhi kebutuhan kalsium, penderita dianjurkan memilih sumber alami seperti:
- Tahu
- Keju
- Susu kedelai
Tentunya dalam jumlah seimbang sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Pentingnya Konsultasi Medis
Setiap jenis batu ginjal memiliki karakteristik berbeda, sehingga pola makan yang dianjurkan bisa bervariasi pada tiap individu. Jika mengalami gejala seperti nyeri hebat di pinggang, mual, atau nyeri saat buang air kecil, segera periksakan diri ke dokter, khususnya dokter urologi.
Pengaturan pola makan yang tepat, cukup minum air putih, serta pengawasan medis rutin dapat membantu mencegah kekambuhan dan menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















