Cegah Sakit Kepala Saat Puasa dengan Strategi yang Tepat

Sakit Kepala
Ilustrasi Sakit Kepala. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Berhadapan dengan rasa haus dan lapar saat berpuasa sudah pasti. Namun, jika puasa disertai sakit kepala, produktivitas tentu bisa terganggu.

Menjelang sore di bulan Ramadan, sebagian orang mengeluhkan sakit kepala ringan yang kerap diikuti kelopak mata terasa berat, mudah marah, hingga kelelahan. Apakah kamu juga mengalaminya?

Sekilas, sakit kepala saat puasa dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dicegah dengan perencanaan yang tepat, mulai dari strategi hidrasi, pemilihan menu sahur, hingga pola istirahat.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Berikut beberapa cara mencegah sakit kepala selama berpuasa:

  1. Atur Asupan Cairan dengan Pola Bertahap

Hidrasi adalah kunci utama yang sering kali terabaikan selama Ramadan. Penting untuk diingat, hidrasi bukan berarti minum dalam jumlah besar sekaligus, melainkan mencukupi kebutuhan cairan secara bertahap antara waktu berbuka hingga sahur.

Orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 2–2,5 liter cairan setiap hari. Berikut pembagian yang bisa diterapkan:

  • 2–3 gelas saat berbuka puasa
  • 1–2 gelas di malam hari
  • 2 gelas saat sahur
BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Hindari minuman dengan pemanis buatan atau kadar gula tinggi karena dapat memicu lonjakan gula darah dan mempercepat rasa haus.

  1. Sisipkan Makanan Tinggi Kandungan Air

Selain air putih, kebutuhan cairan juga bisa dipenuhi dari makanan dengan kandungan air tinggi. Buah dan sayur tertentu membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mencegah kram dan kelelahan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================