
Sementara itu, distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales) terakhir terjadi pada Juli 2025 dengan 66 unit.
Sepanjang 2025, total wholesales model ini mencapai 456 unit, sedangkan total produksinya sebanyak 400 unit. Data tersebut mencerminkan tren permintaan yang relatif terbatas di pasar domestik.
Belum Diskontinu Permanen
Meski produksi dihentikan, HPM menegaskan langkah ini bukan berarti City Hatchback benar-benar disuntik mati secara permanen.
“Sekali lagi jangan bicara diskontinu total. Kita lihat perkembangan market seperti apa, itu menentukan kita perlu atau tidak,” kata Billy.
Pernyataan tersebut membuka peluang bahwa City Hatchback bisa kembali diproduksi jika pasar hatchback di Indonesia menunjukkan pemulihan atau pertumbuhan signifikan.
Saat ini, konsumen yang masih berminat dapat membeli unit yang tersedia di dealer, sebelum stok produksi 2025 habis terjual.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















