
Sebagai alternatif, jus buah bisa menjadi pilihan minuman manis yang lebih sehat, terutama jika dibuat sendiri tanpa tambahan gula.
Perhatikan Cara Konsumsi Jus
Meski tergolong lebih sehat, konsumsi jus buah juga perlu diperhatikan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan bahwa minum jus saat perut kosong dapat memicu efek kurang baik bagi bakteri usus, terutama bakteri baik.
Hal ini karena jus buah mengandung fruktosa atau gula alami buah. Fruktosa tidak selalu diproses dengan baik oleh usus kecil, terutama ketika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Akibatnya, fruktosa dapat mengalir ke usus besar atau hati yang sebenarnya bukan tempat utama pemrosesan zat tersebut.
Selain itu, jus dari buah yang terlalu asam juga berpotensi memicu gangguan pencernaan seperti mual, kembung, atau mulas. Bagi orang yang memiliki masalah lambung, hal ini perlu menjadi perhatian.
Tips Aman Minum Jus Saat Buka Puasa
Agar tetap aman dan menyehatkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi jus untuk buka puasa, antara lain:
- Pilih buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka atau pir
- Hindari buah yang terlalu asam jika memiliki masalah lambung
- Jangan menambahkan gula berlebihan
- Tetap sertakan ampas buah agar tubuh mendapat asupan serat
Selain mengembalikan energi, tubuh juga memerlukan cairan untuk mencegah dehidrasi setelah berpuasa. Karena itu, air putih tetap menjadi pilihan utama saat berbuka puasa.
Jus buah sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap atau alternatif minuman. Selain jus buah, pilihan minuman lain yang bisa dikonsumsi saat berbuka adalah jus sayuran atau air kelapa yang juga bermanfaat bagi tubuh.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















