
“Tidak semua WNI di sini mendapatkan fasilitas itu karena hotel-hotel di sini pun banyak yang penuh. Jadinya hanya beberapa WNI saja yang mendapat fasilitas hotel dan makan,” tuturnya.
Ia menambahkan, hingga kini masih banyak WNI yang terpaksa bermalam di area bandara tanpa mendapatkan tempat menginap.
“Masih banyak WNI yang terdampar di bandara. Mereka tidur di lantai-lantai bandara karena tidak mendapat hotel,” kata Aliyyah.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai jumlah WNI yang terdampak serta langkah evakuasi yang akan diambil.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















