Tanam Jagung Serentak di Cileuksa, Sinergi Desa dan Polsek Cigudeg Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, memperkuat sinergi bersama Polsek Cigudeg dalam mengawal ketahanan pangan nasional melalui aksi tanam jagung serentak yang diinisiasi Polri, Sabtu (7/3/2026). foto:Istimewa.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, memperkuat sinergi bersama Polsek Cigudeg dalam mengawal ketahanan pangan nasional melalui aksi tanam jagung serentak yang diinisiasi Polri, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas komoditas unggulan daerah agar tetap stabil sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para petani di wilayah Sukajaya.

Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin menjelaskan bahwa program penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari program Polri yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Cigudeg dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Cileuksa.

“Ini program dari Polri. Untuk Polsek Cigudeg kami melaksanakan kegiatan ini dengan penggeraknya dari Desa Cileuksa,” ujar AKP Budi Sehabudin kepada BogorToday.com

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Ia menyampaikan bahwa pada tahap awal, lahan yang ditanami jagung mencapai 1 hektare. Dengan kegiatan sebelumnya, total lahan yang telah ditanami jagung hibrida kini mencapai sekitar 2 hektare.

“Untuk saat ini 1 hektare, jadi totalnya sudah 2 hektare dengan jenis jagung hibrida,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga merencanakan perluasan area penanaman dengan melakukan koordinasi bersama desa-desa lain di wilayah Kecamatan Sukajaya.

Menurutnya, hasil panen jagung nantinya akan diserap oleh Bulog dengan standar kadar air tertentu sehingga memberikan kepastian pasar bagi para petani.

“Jagung yang diterima Bulog memiliki kadar air 12 persen dengan harga sekitar Rp6.500 per kilogram. Sementara untuk kadar air di atas itu sekitar Rp2.500,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

AKP Budi berharap program ini dapat mendorong lebih banyak petani untuk menanam jagung karena memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan serta pasar yang jelas.

“Kami berharap para petani menanam jagung karena harganya sangat menjanjikan dan penerimanya juga sudah jelas dari Bulog,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Cileuksa yang dinilai berperan aktif sebagai penggerak sekaligus koordinator program penanaman jagung di wilayah Kecamatan Sukajaya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Cileuksa sebagai penggerak dan koordinator di Kecamatan Sukajaya untuk program penanaman jagung ini,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================