
Menurut Zheng Yu, hambatan tersebut sebagian besar disebabkan oleh batasan fisika pada baterai kendaraan listrik. Oleh karena itu, pengembangan Blade generasi terbaru difokuskan pada peningkatan platform bertegangan tinggi serta sistem manajemen termal yang lebih canggih.
Teknologi Baru untuk Performa Lebih Tinggi
Baterai Blade 2.0 dirancang untuk mendukung konfigurasi kendaraan dengan empat motor listrik sekaligus, yang memungkinkan peningkatan performa tanpa mengorbankan efisiensi energi.
Dengan teknologi ini, mobil listrik tidak hanya memiliki akselerasi dan performa tinggi, tetapi juga mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Jarak Tempuh Ekstrem Masih Diperdebatkan
Meski menawarkan angka yang impresif, jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer sebenarnya jauh melampaui kebutuhan rata-rata penggunaan harian kendaraan listrik.
Inovasi dari BYD ini pun memunculkan diskusi baru di industri otomotif global mengenai seberapa penting jarak tempuh ekstrem dalam persaingan teknologi kendaraan listrik, terutama ketika sebagian besar pengguna hanya menempuh perjalanan harian yang relatif singkat.
Namun demikian, pengembangan baterai dengan kapasitas dan efisiensi lebih tinggi tetap menjadi salah satu fokus utama para produsen kendaraan listrik dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















