Jelang Lebaran 2026 Harga Cabai Turun, Petani di Nanggung Ngeluh

Panen cabai melimpah dan membuat petani berkah. Namun dibalik keberkahan tersebut terselip kekecewaan yang dirasakan petani dengan harga pasar yang tidak wajar. foto:istimewa.

BOGORTODAY.COM –  Hasil panen cabai melimpah, petani di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, keluhkan harga jual cabai rendah.

Panen cabai melimpah dan membuat petani berkah. Namun dibalik keberkahan tersebut terselip kekecewaan yang dirasakan petani dengan harga pasar yang tidak wajar.

Salah seorang petani cabai, Yana, mengatakan bahwa hasil panen pada musim ini tergolong cukup bagus.

Dalam sekali panen, dirinya bisa memperoleh hingga puluhan kilogram cabai dari lahan yang digarapnya.

BACA JUGA :  Studi Ungkap Diet Intermittent Tak Hanya Turunkan Berat Badan, tetapi Juga Mempengaruhi Fungsi Otak

“Alhamdulillah untuk panen sekarang lumayan bagus. Sekali panen bisa dapat sekitar 30 kilogram cabai,” ujarnya, Selasa (10/03/26).

Meski hasil panen meningkat, Yana mengaku harga cabai yang diterima petani saat ini relatif murah sehingga belum memberikan keuntungan yang maksimal.

“Sayangnya harga beli dari pengepul masih murah. Jadi walaupun panennya banyak, hasil yang didapat petani tidak terlalu besar,” katanya.

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

Menurutnya, kondisi tersebut kerap terjadi saat produksi cabai sedang melimpah. Banyaknya pasokan di pasar membuat harga di tingkat petani menurun.

Yana berharap harga cabai bisa kembali stabil agar petani dapat merasakan hasil yang sebanding dengan biaya produksi dan perawatan tanaman yang telah dikeluarkan.

“Kami berharap harga bisa naik lagi supaya petani juga bisa merasakan keuntungan yang lebih baik,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================