BOGORTODAY.COM – Film animasi terbaru berjudul Hoppers berhasil memimpin tangga box office Amerika Utara pada pekan debutnya. Film tersebut meraih pendapatan sekitar US$46 juta dari sekitar 4.000 bioskop, menjadikannya film dengan pembukaan terkuat dibandingkan judul baru lainnya pada minggu yang sama.
Selain sukses di pasar domestik, film ini juga memperoleh sekitar US$42 juta dari pasar internasional, sehingga total pendapatan globalnya mencapai US$88 juta dalam waktu singkat sejak dirilis di Amerika Serikat pada 6 Maret.
Tren Film Animasi di Box Office
Keberhasilan film Hoppers kembali menegaskan kekuatan film animasi di pasar global. Sebelumnya, beberapa film animasi dari studio besar juga mencatatkan pencapaian luar biasa.
Misalnya, film Coco yang dirilis pada 2017 sukses besar dengan pendapatan sekitar US$210 juta di Amerika Utara dan mencapai US$823 juta di seluruh dunia.
Kesuksesan animasi bahkan terus berlanjut lewat sekuel-sekuel populer. Film Inside Out 2 mencatatkan pendapatan global sekitar US$1,69 miliar, sementara Zootopia 2 telah mengumpulkan sekitar US$1,86 miliar sejak penayangannya pada periode Thanksgiving.
Namun, tidak semua film animasi berhasil meraih hasil yang sama. Film orisinal seperti Elio misalnya, hanya memperoleh sekitar US$154 juta di seluruh dunia, hampir setara dengan biaya produksinya yang mencapai US$150 juta.
Cerita dan Produksi “Hoppers”
Film Hoppers disutradarai oleh Daniel Chong dan diproduksi dengan anggaran sekitar US$150 juta. Angka ini tergolong lebih hemat dibandingkan rata-rata film animasi dari studio besar yang biasanya bisa mencapai US$200 juta.
Cerita film ini mengikuti petualangan seorang pecinta hewan bernama Mabel yang pikirannya dipindahkan ke dalam tubuh robot berang-berang mirip manusia. Melalui wujud barunya, ia berusaha berkomunikasi dengan berbagai hewan untuk melindungi habitat mereka dari ancaman kerusakan.
Film tersebut mendapat sambutan positif dari kritikus maupun penonton. Di situs Rotten Tomatoes, film ini memperoleh skor 94 persen, sementara penonton memberikan nilai A melalui survei CinemaScore. Respon positif ini membuatnya diprediksi menjadi film animasi orisinal sukses pertama dari studio tersebut dalam hampir satu dekade.
“Scream 7” Turun ke Posisi Kedua
Di posisi kedua box office pekan ini terdapat film horor Scream 7. Film tersebut mengalami penurunan pendapatan hingga sekitar 74 persen pada pekan kedua penayangannya.
Meski demikian, film tersebut masih mampu mengumpulkan US$17,3 juta dari 3.540 bioskop. Secara keseluruhan, pendapatan domestiknya kini mencapai sekitar US$93,3 juta, sementara total globalnya mencapai US$149,4 juta.
Pendapatan ini membuat film tersebut berpotensi melampaui rekor dua film awal waralaba, yaitu Scream dan Scream 2, yang masing-masing menghasilkan sekitar US$173 juta dan US$172 juta secara global.
“The Bride!” Gagal Memenuhi Ekspektasi
Posisi ketiga ditempati film The Bride!, karya sutradara Maggie Gyllenhaal. Film yang merupakan reinterpretasi modern dari kisah klasik The Bride of Frankenstein ini justru tampil mengecewakan di box office.
Film yang dibintangi Jessie Buckley dan Christian Bale tersebut hanya meraih US$7,3 juta dari 3.304 bioskop di Amerika Utara, jauh di bawah proyeksi awal yang diperkirakan mencapai US$16–18 juta.
Dengan biaya produksi sekitar US$90 juta, performa tersebut membuat film ini diperkirakan akan mengalami kerugian besar. Di pasar internasional pun hasilnya tidak jauh lebih baik, dengan tambahan sekitar US$6,3 juta sehingga total pendapatan globalnya baru mencapai US$13,6 juta.
Film ini berlatar era 1930-an dan menceritakan monster Frankenstein yang kesepian. Ia kemudian bekerja sama dengan seorang ilmuwan eksentrik untuk menciptakan pasangan hidup bagi dirinya.
Film Lain di Lima Besar
Di posisi keempat terdapat film animasi GOAT, yang pada pekan keempat penayangannya menambah US$6,6 juta. Total pendapatan domestiknya kini mencapai US$83,8 juta, dengan pendapatan global sekitar US$146 juta dari anggaran produksi US$80 juta.
Sementara itu, posisi kelima ditempati adaptasi sastra Wuthering Heights garapan sutradara Emerald Fennell. Film tersebut menambah sekitar US$3,8 juta pada pekan keempatnya.
Hingga saat ini, film tersebut telah mengumpulkan sekitar US$78 juta di Amerika Utara dan US$134,9 juta dari pasar internasional, sehingga total pendapatan globalnya mencapai US$213 juta dengan biaya produksi sekitar US$80 juta.
Persaingan Box Office Semakin Ketat
Hasil box office pekan ini menunjukkan bahwa film animasi masih memiliki daya tarik kuat bagi penonton, khususnya keluarga. Keberhasilan Hoppers membuktikan bahwa film animasi orisinal masih mampu bersaing dengan sekuel besar maupun film horor populer di pasar global.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















