BOGORTODAY.COM – Meningkatnya ketegangan geopolitik dunia kembali memunculkan perhatian terhadap konsep bunker kiamat, yakni tempat perlindungan bawah tanah yang dirancang untuk menghadapi kemungkinan bencana global.
Situasi konflik yang melibatkan negara seperti Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat sebagian orang mulai mempertimbangkan cara ekstrem untuk melindungi diri jika terjadi krisis besar.
Di Amerika Serikat, bahkan telah dibangun sebuah proyek bunker besar yang kini dibuka untuk masyarakat umum yang ingin memiliki tempat berlindung apabila dunia menghadapi situasi darurat.
Dibangun dari Bekas Pangkalan Militer
Fasilitas perlindungan tersebut berada di kawasan Black Hills dan dibangun di atas bekas pangkalan militer yang dulunya digunakan untuk penyimpanan amunisi.
Lokasi ini kemudian dikembangkan menjadi kompleks perlindungan bawah tanah yang dirancang untuk digunakan jika terjadi skenario ekstrem seperti perang besar, keruntuhan sistem global, atau bencana besar lainnya.
Proyek tersebut dikelola oleh perusahaan Vivos, yang dikenal sebagai pengembang fasilitas perlindungan bawah tanah untuk menghadapi berbagai kondisi darurat.
Terbuka untuk Masyarakat Umum
Tidak seperti stereotip bunker mewah yang hanya dimiliki oleh kalangan miliarder, proyek ini justru dibuka bagi masyarakat luas.
Direktur Eksekutif Vivos, Dante Vicino, menyebut bahwa siapa pun kini memiliki kesempatan untuk memesan ruang perlindungan di fasilitas tersebut.
Menurutnya, konsep bunker ini dirancang agar dapat diakses oleh berbagai kalangan, bukan hanya kelompok elit. Penghuni komunitas bunker ini berasal dari latar belakang ekonomi yang beragam, mulai dari kelas menengah hingga mereka yang memiliki pendapatan lebih tinggi.
Dirancang untuk Bertahan dalam Berbagai Skenario Bencana
Bunker modern seperti yang dikembangkan Vivos dirancang untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana ekstrem. Skenario yang dipertimbangkan antara lain:
- Perang nuklir
- Bencana alam skala besar
- Krisis global atau keruntuhan sistem sosial
Fasilitas tersebut dibangun jauh di bawah permukaan tanah dan dilengkapi berbagai sistem pendukung kehidupan mandiri. Beberapa di antaranya meliputi:
- pembangkit listrik
- cadangan air bersih
- sistem ventilasi dengan penyaring ancaman kimia dan biologis
Beberapa kompleks bunker bahkan dirancang menyerupai kota kecil di bawah tanah. Di dalamnya tersedia ruang tinggal, fasilitas medis, dapur, hingga area rekreasi agar penghuni bisa bertahan hidup dalam jangka waktu panjang.
Minat Meningkat Seiring Krisis Global
Konsep bunker perlindungan sebenarnya bukan hal baru. Ide ini sudah berkembang sejak masa Perang Dingin, ketika ancaman konflik nuklir antara negara-negara besar meningkat.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap bunker kembali meningkat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata di berbagai wilayah dunia.
Bagi sebagian orang, memiliki tempat perlindungan seperti ini dianggap sebagai langkah antisipasi jika dunia menghadapi situasi darurat besar di masa depan.
Karena itu, bunker modern kini tidak hanya dipandang sebagai tempat bertahan hidup, tetapi juga sebagai bentuk investasi keamanan jangka panjang di tengah ketidakpastian global.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















