
Menanggapi hal tersebut, Heri akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.
”Nanti ada beberapa trayek yang akan kita coba arahkan untuk bisa masuk ke Pasar Gembrong dengan berkomunikasi dengan Dishub Kota Bogor. Tujuannya agar warga yang ingin berbelanja bisa langsung sampai ke pasar tanpa kesulitan transportasi,” tegasnya.
Setelah tinjauan di Pasar Gembrong, Komisi ll melanjutkan sidak ke Pasar Jambu Dua. Di sana, mereka kembali mengecek harga cabai, terong, bawang, kentang, hingga sayuran hijau.
Berdasarkan pantauan, terdapat perbedaan harga komoditi antara Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua.
Anggota Komisi II, Abdul Kadir Hasbi Alatas, menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi agar harga tidak melambung liar.
”Dari pantauan di lapangan, sebagian komoditas masih relatif stabil, namun ada beberapa yang mulai mengalami kenaikan seperti cabai dan ayam, tapi masih dalam batas yang dapat dikendalikan,” kata Hasbi.
Ia menambahkan bahwa pasar adalah jantung kebutuhan harian masyarakat, sehingga pengawasan harus diperketat.
“Stabilitas harga harus terus dijaga melalui pengawasan dan koordinasi yang baik agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















