BOGORTODAY.COM – Manajemen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Sales and Operation Region II (SOR II) meninjau langsung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Bogor untuk memastikan keandalan pasokan energi gas bumi bagi transportasi publik di Kota Bogor tetap terjaga aman dan optimal.
SPBG Bogor telah beroperasi sejak tahun 2014 dan melayani sekitar 312 unit angkutan kota (angkot) setiap hari.
SPBG Bogor merupakan fasilitas milik PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) yang memperoleh pasokan gas bumi dari jaringan distribusi PGN Sales and Operation Region II (SOR II) melalui Area Bogor. Berlokasi di kawasan Ciwaringin, Bogor Tengah, fasilitas ini memiliki kapasitas penyaluran sekitar 0,5 MMSCFD atau setara ±420.000 Liter Setara Premium (LSP) per bulan dan beroperasi hingga 16 jam per hari. Keberadaan SPBG Bogor menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Kota Bogor dan sekitarnya.
Produk bahan bakar gas (BBG) yang tersedia di SPBG Bogor dikenal dengan nama ”GasKu dengan harga sekitar Rp4.500 per LSP. GasKu menjadi pilihan energi yang lebih hemat dan ekonomis bagi para pengemudi angkutan kota dan taksi yang setiap hari melayani mobilitas masyarakat di Kota Bogor dan sekitarnya.
General Manager PGN Sales and Operation Region II (SOR II), Iwan Yuli Widyastanto, menyampaikan bahwa PGN SOR II terus menjaga ketersediaan layanan gas bumi di seluruh sektor pelanggan, termasuk SPBG Bogor yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor transportasi.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















