
BOGORTODAY.COM – Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, dikabarkan tengah melakukan evaluasi serius untuk terjun ke kancah balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1 (F1).
Langkah strategis ini mencuat berdasarkan laporan Bloomberg (10/3/2026), yang menyebutkan bahwa BYD sedang menimbang peluang di F1 serta kejuaraan ketahanan dunia seperti 24 Hours of Le Mans.
Misi Memperkuat Citra Global
Jika rencana ini terealisasi, BYD akan mencetak sejarah sebagai pabrikan pertama asal Negeri Tirai Bambu yang bersaing di lintasan jet darat.
Kehadiran BYD di grid F1 bukan sekadar soal kecepatan, melainkan upaya memperkuat posisi branding mereka agar sejajar dengan produsen legendaris seperti Ferrari, McLaren, hingga Mercedes-AMG.
Tantangan Masuk ke Grid F1
Meski memiliki kekuatan finansial yang masif, jalan menuju F1 tidaklah instan. Hingga kini, belum dipastikan apakah BYD akan membangun tim ke-12 yang sepenuhnya baru atau memilih jalur akuisisi tim yang sudah ada.
Berdasarkan regulasi FIA, ada standar teknis, tata kelola, dan finansial yang sangat ketat. Sebagai gambaran:
- Kasus Cadillac: Sebelumnya, tim Andretti-Cadillac sempat ditolak dan baru mendapatkan lampu hijau untuk musim 2026 setelah menunjukkan komitmen pendanaan langsung.
- Biaya Anti-Dilusi: Untuk bergabung, pendatang baru diperkirakan harus merogoh kocek hingga USD450 juta (sekitar Rp7,6 triliun) sebagai kompensasi bagi tim-tim lama yang sudah ada di grid.
Keunggulan Teknologi Elektrik BYD
Peluang BYD dianggap cukup besar mengingat arah regulasi F1 yang semakin “hijau”. Pada regulasi terbaru, F1 mewajibkan pembagian tenaga yang hampir seimbang antara mesin bensin (V6 turbo 1,6 liter) dan motor listrik (MGU-K 350 kW).
Peningkatan porsi energi listrik hingga mendekati 50% di dalam unit daya F1 menjadi keuntungan alami bagi BYD. Sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik (EV), portofolio teknologi baterai dan motor listrik mereka sangat solid.
BYD juga telah membuktikan kemampuan engineering-nya melalui lini hypercar mereka, Yangwang, yang menunjukkan bahwa mereka tidak hanya ahli membuat mobil harian, tapi juga kendaraan berperforma tinggi.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















