
BOGORTODAY.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa adopsi mata pelajaran Artificial Intelligence (AI) di sekolah tidak akan membuat siswa menjadi manja atau malas.
Pemerintah telah menyiapkan strategi khusus untuk memastikan teknologi menjadi alat bantu belajar, bukan pengganti proses berpikir siswa.
Harmonisasi Teknologi Modern dan Metode Konvensional
Di tengah gempuran digitalisasi, Abdul Mu’ti menyatakan bahwa kuncinya terletak pada kombinasi metode. Meskipun ruang kelas akan dilengkapi dengan perangkat canggih seperti Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis pintar, metode pengajaran tradisional tidak akan ditinggalkan begitu saja.
“Kami akan memadukan kecanggihan teknologi dengan model pembelajaran konvensional untuk menjaga keseimbangan proses belajar anak,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta (13/3/2026).
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















