8 Bahan Pengganti Santan untuk Masakan yang Tetap Gurih dan Creamy

Santan
8 Bahan Pengganti Santan untuk Masakan yang Tetap Gurih dan Creamy. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Santan dikenal sebagai salah satu bahan penting dalam berbagai masakan tradisional Indonesia. Kehadirannya mampu memberikan rasa gurih sekaligus tekstur creamy yang membuat hidangan semakin lezat.

Banyak menu khas daerah seperti kari, opor, hingga gulai yang mengandalkan santan sebagai bahan utama.

Namun, tidak semua orang dapat mengonsumsi santan. Beberapa orang perlu membatasi asupan santan karena alasan kesehatan atau ingin mengurangi makanan berlemak tinggi.

Oleh karena itu, banyak yang mencari alternatif bahan yang dapat menggantikan santan tanpa menghilangkan rasa gurih pada masakan.

Dalam satu porsi sekitar 240 gram santan terkandung sekitar 552 kalori, dan sebagian besar kalorinya berasal dari lemak, termasuk lemak jenuh.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

Meski demikian, santan juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, asam folat, zat besi, magnesium, kalium, tembaga, mangan, dan selenium.

Bagi yang ingin mengurangi konsumsi santan, berikut beberapa bahan yang dapat dijadikan alternatif pengganti dengan rasa yang tetap gurih dan tekstur yang cukup creamy.

  1. Susu Kedelai

Susu kedelai merupakan salah satu alternatif santan yang cukup populer, terutama bagi mereka yang mengonsumsi produk berbasis nabati. Kandungan lemaknya lebih rendah dibandingkan santan, namun tetap memberikan tekstur lembut pada masakan.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mengganti santan menggunakan susu kedelai dengan perbandingan 1:1. Selain itu, susu kedelai juga mengandung protein yang cukup tinggi, sekitar 7 gram per cangkir. Agar rasa masakan tidak berubah, sebaiknya gunakan susu kedelai tanpa tambahan gula.

  1. Susu Beras

Susu beras dibuat dari campuran air dan beras putih atau beras cokelat. Teksturnya cenderung lebih cair dibandingkan santan, sehingga lebih cocok digunakan untuk hidangan ringan seperti oatmeal, smoothie, atau dessert.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================