Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
PEMBACA Bogor Today yang budiman, sebentar lagi bulan suci ramadan yang penuh keberkahan dan kemuliaan ini akan segera berakhir. Bagi hamba- hamba yang soleh dan solehah, berakhirnya bulan suci ramadan, akan menyebabkan kesedihan, keharuan yang mengharu biru sampai meneteskan air mata.
Tapi dilain pihak berakhirnya bulan suci ramadan juga menimbulkan kebahagiaan yang luar biasa, karena hamba-hamba yang beriman ini telah lulus dari kawah candradimuka selama satu bulan penuh berpuasa.
Ya selama satu bulan penuh semua muslim sedunia digembleng untuk sabar menahan haus dan dahaga serta hal yang membatalkannya dari waktu fajar subuh sampai bedug magrib. Tidak itu saja, puasa ramadan juga menyuruh kita untuk bisa mengendalikan hawa nafsu dari berbuat maksiat serta membersihkan dan menjaga kesucian hati kita. Dan inilah tiga hamba yang inspiratif pada bulan suci ramadan yang penulis ketahui.
Pertama, adalah tetangga penulis yaitu bapak Ustadz Oden Syamsudin. Yang inspiratif dari Ustadz Oden Syamsudin adalah, beliau adalah penjual bakso keliling, tiap tahun beliau selalu libur satu bulan full tidak berjualan bakso saat bulan suci ramadan. Dengan alasan agar fokus dan konsentrasi dalam menjalankan ibadah puasa.
Yang bikin takjub penulis terhadap pak Ustadz Oden Syamsudin adalah beliau mengatakan,”Setahun ada 12 bulan, 11 bulan saya gas pol berjualan bakso dan wajar jika yang 1 bulan khusus untuk Allah dengan khusuk menjalankan ibadah puasa,”ujarnya. MasyaAllah, luar biasa bukan. Coba bandingkan dengan kebanyakan dari kita, sudah sepuluh terakhir bulan suci ramadan kita masih sibuk kerja karena belum libur.
Kedua, adalah saudara adik ipar saya, beliau ini tiap tahun i’tikaf 10 hari terakhir puasa ramadan di Mekah dengan keluarganya tercinta. Ya ini langka seorang pejabat yang super sibuk, bisa mengatur waktu untuk cuti umrah sekaligus i’tikaf 10 hari full di Mekah dan Madinah lagi. Biasanya pejabat waktu ini sibuk dengan urusan kerja yang serba protekuler, atau waktu ini untuk mudik sambil pamer selebrasi kesuksesan di kampung halamannya.
Yang terakhir adalah seorang selebritis senior yang terkenal papan atas, beliau alhamdulillah sudah hijrah dan bertobat. Beliau mengakui selama menjadi selebritis banyak melakukan dosa besar, maka sekarang beliau tobat nasuha.
Yang menjadi inspiratif dari beliau adalah, beliau melakukan i’tikaf di masjid bersama Ustadz Fatih Karim selama 10 hari terakhir ramadan. Tiap malam dengan entengnya beliau wakaf sebesar Rp.100.000.000.
Selama 10 hari ke yayasan pimpinan Ustadz Fatih Karim, jadi total wakafnya selama 10 hari sebesar 1 milyar rupiah bro, masyaAllah. Sekarang kehidupan keluarganya bahagia dan sangat harmonis serta putra putrinya jadi penghafal Al Qur’an. Semoga ketiga hamba yang inpsiratif ini bisa menginspirasi kita semua, Aamiin. Jayalah Indonesiaku.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















