Bupati Bogor Terjun Langsung Pantau Pos PAM: Jamin Keamanan 2 Juta Pemudik yang Melintas

Selanjutnya, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menerangkan, jika kita lihat di lapangan, tidak ada kemacetan yang benar-benar berhenti total. Yang ada hanya perlambatan arus di beberapa titik, termasuk di kawasan Gadog ini. Peningkatan arus kendaraan saat ini merupakan bagian dari puncak arus mudik gelombang kedua yang telah diprediksi sebelumnya terjadi pada tanggal 18 hingga 19 Maret 2026.

“Sejak sore tanggal 18 hingga dini hari ini, volume kendaraan meningkat cukup signifikan, terutama yang mengarah ke wilayah selatan. Ini karena banyak masyarakat yang menghindari jalur utama dan beralih ke jalur arteri,” terangnya.

Menurutnya, peralihan arus tersebut terjadi akibat penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way menuju Tol Trans Jawa, sehingga sebagian pemudik memilih jalur alternatif melalui wilayah selatan Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

“Pihak kepolisian bersama unsur terkait telah menyiapkan personel dalam jumlah besar dan melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif di sejumlah titik rawan kepadatan,” kata Wikha.

Kapolres Bogor menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun, volume kendaraan yang melintas menuju kawasan Puncak mencapai sekitar 43.000 hingga 46.000 kendaraan roda empat per hari, ditambah sekitar 10.000 kendaraan roda dua. Dengan demikian, total kendaraan yang menuju Puncak dapat mencapai sekitar 50.000 unit per hari.

“Meski jumlahnya cukup besar, saya memastikan kondisi tersebut masih dapat dikendalikan dengan baik. Perlambatan arus yang terjadi rata-rata tidak lebih dari dua kilometer, sehingga masih dalam kategori terkendali,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Ke depan, pihaknya juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan arus pada hari H Lebaran, khususnya pada hari kedua, yang biasanya diwarnai peningkatan aktivitas silaturahmi dan wisata.

“Kami akan melakukan apel kesiapan dan memperkuat pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur Puncak,” tambahnya.

Sementara itu, untuk sektor wisata, kondisi saat ini dinilai masih relatif landai, seiring belum tingginya tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak. Di Kabupaten Bogor sendiri, terdapat 16 pos yang disiagakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, terdiri dari 14 Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan satu Pos Terpadu.

“Seluruh pos tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================