Memahami Sidang Isbat: Jembatan Persatuan Umat dalam Menentukan Idul Fitri 2026

Sidang Isbat
Memahami Sidang Isbat: Jembatan Persatuan Umat dalam Menentukan Idul Fitri 2026. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Umat Islam di Indonesia kini tengah menaruh perhatian besar pada cakrawala, menantikan penetapan 1 Syawal 1447 H sebagai tanda datangnya Idul Fitri 2026.

Penentuan hari kemenangan ini tidak diputuskan secara sepihak, melainkan melalui sebuah mekanisme resmi negara yang dikenal sebagai Sidang Isbat.

Sidang isbat bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan forum krusial yang menyatukan berbagai metode keagamaan demi menciptakan keseragaman ibadah nasional, mulai dari penetapan awal Ramadan, Syawal, hingga Idul Adha.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Apa Sebenarnya Sidang Isbat Itu?

Secara etimologi, merujuk pada karya Dr. Ir. Muhammad Najib, kata isbat berakar dari bahasa Arab yang bermakna “penetapan” atau “penentuan”.

Di Indonesia, forum ini menjadi wadah resmi bagi pemerintah, ulama, dan pakar untuk menetapkan kalender Hijriah yang berdampak langsung pada pelaksanaan ibadah wajib dan hari raya.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Menilik Sejarah: Mengapa Indonesia Butuh Isbat?

Tradisi ini tidak lahir tanpa alasan. Berdasarkan catatan sejarah dalam buku Hisab Rukyat Indonesia karya Muhammad Awaludin, praktik sidang isbat mulai dilakukan pada medio 1950-an hingga awal 1960-an.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================