Tetap Tangguh Meski Tak Mudik: Strategi Menjaga Kesehatan Mental di Perantauan

Mudik
Tetap Tangguh Meski Tak Mudik: Strategi Menjaga Kesehatan Mental di Perantauan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Mudik telah menjadi ritual kultural yang tak terpisahkan bagi masyarakat Indonesia menjelang Idul Fitri. Momen ini sering kali dianggap sebagai puncak kebahagiaan untuk melepas rindu bersama keluarga besar.

Namun, realitanya tidak semua orang bisa meluncur ke kampung halaman. Faktor ekonomi, tiket yang ludes, hingga tuntutan pekerjaan sering kali menjadi penghalang yang tak terelakkan.

BACA JUGA :  Mengunyah Bisa Usir Kantuk? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

Bagi Anda yang tahun ini harus menetap di perantauan, perasaan sepi atau overthinking adalah reaksi yang sangat manusiawi. Namun, agar kesedihan tidak menggerus kebahagiaan Lebaran Anda, berikut adalah beberapa strategi psikologis yang disarankan oleh pakar psikologi dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Riza Noviana Khoirunnisa.

  1. Menerima Realita dengan Lapang Dada
BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Langkah fundamental untuk meraih ketenangan adalah berdamai dengan keadaan. Mengakui bahwa diri sendiri sedang merasa sedih atau cemas jauh lebih baik daripada menyangkalnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================