
Hingga tahun 2026, Arsenal tercatat sudah 7 kali gagal di laga final. Angka ini kian menjauhkan mereka dari para pesaing terdekatnya dalam hal kegagalan di partai puncak, yaitu:
- Liverpool: 5 kali runner-up (namun mengoleksi 10 gelar juara).
- Chelsea: 5 kali runner-up (dengan 5 gelar juara).
- Tottenham Hotspur: 5 kali runner-up (dengan 4 gelar juara).
Ketimpangan Koleksi Trofi
Meski sering mencapai babak final, efektivitas Arsenal dalam mengonversinya menjadi gelar juara tergolong rendah. Sepanjang sejarah klub, Meriam London baru dua kali mencicipi manisnya gelar juara Piala Liga, yakni pada tahun 1987 dan 1993.
Sebagai perbandingan, koleksi gelar Arsenal masih berada di bawah pencapaian rival-rival mereka seperti Manchester City (juara 2026), Manchester United, Aston Villa, hingga Chelsea dan Tottenham.
Perbandingan Statistik Finalis Utama Carabao Cup
(Data diurutkan berdasarkan jumlah kegagalan di final)
| Klub | Gelar Juara | Tahun Juara | Runner-up | Tahun Runner-up |
| Arsenal | 2 | 1987, 1993 | 7 | 1968, 1969, 1988, 2007, 2011, 2018, 2026 |
| Liverpool | 10 | 1981, 1982, 1983, 1984, 1995, 2001, 2003, 2012, 2022, 2024 | 5 | 1978, 1987, 2005, 2016, 2025 |
| Chelsea | 5 | 1965, 1998, 2005, 2007, 2015 | 5 | 1972, 2008, 2019, 2022, 2024 |
| Tottenham | 4 | 1971, 1973, 1999, 2008 | 5 | 1982, 2002, 2009, 2015, 2021 |
| Man. United | 6 | 1992, 2006, 2009, 2010, 2017, 2023 | 4 | 1983, 1991, 1994, 2003 |
Analisis Singkat:
Kegagalan ini membuktikan bahwa faktor mentalitas di partai puncak masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arsenal.
Meskipun konsisten bersaing di level atas, kemampuan untuk menuntaskan laga final dengan kemenangan menjadi pembeda antara tim juara dan tim yang hanya sekadar menjadi partisipan di partai puncak.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















