BOGORTODAY.COM – Platform raksasa asal Amerika Serikat, Roblox, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait regulasi ketat yang diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Indonesia.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan pengguna di bawah umur, selaras dengan semangat Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS yang menjadi acuan perlindungan anak di dunia siber.
Pernyataan ini muncul setelah adanya rangkaian diskusi mendalam antara pihak Roblox yang berbasis di San Mateo, California, dengan pemerintah Indonesia serta para pakar keamanan digital nasional.
Harmonisasi Standar Global dengan Regulasi Lokal
Dalam keterangan resminya, Roblox menegaskan bahwa keselamatan keluarga dan anak-anak di ruang digital adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap kedaulatan hukum Indonesia, Roblox melakukan penyesuaian sistem internal yang mencakup beberapa poin krusial:
- Pengetatan Kontrol Komunikasi: Pengguna di bawah usia 16 tahun di Indonesia akan mendapatkan pengawasan tambahan pada fitur interaksi dan komunikasi.
- Filter Konten Berlapis: Implementasi penyaringan konten yang lebih agresif guna memastikan pemain tidak terpapar materi yang tidak sesuai dengan kategori usia mereka.
- Adopsi IGRS: Mulai Januari 2026, Roblox secara penuh mengintegrasikan Indonesia Game Rating System (IGRS). Sistem ini dirancang untuk membantu orang tua memahami klasifikasi konten gim secara lebih spesifik berdasarkan standar lokal.
Indonesia sebagai Pasar Strategis
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















