
Meski sebagian besar pedagang sudah kooperatif dan mengikuti peraturan yang ada, Rifki memberikan catatan kritis terkait kondisi infrastruktur di lapangan.
Ia menemukan masih adanya tumpukan sampah yang menyumbat saluran air (drainase) di sekitar lokasi.
”Tadi saya lihat kebersihan lubang-lubang saluran banyak sampah dan pedagang juga masih banyak yang belum tertib. Tapi sebagian besar pedagang sudah bisa diajak kerja sama dengan mengikuti peraturan yang ada,” ungkap politisi PAN tersebut.
Kemudian Rifki menegaskan bahwa kunci keberhasilan penataan ini bukan hanya pada saat penertiban, melainkan pada konsistensi pengawasan pasca penertiban. Ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor untuk tidak lengah.
Rifki berpesan agar pengawasan dilakukan secara berkelanjutan dengan pembagian zona yang jelas agar para pedagang tidak kembali berjualan di bahu jalan.
”Catatannya yang pasti pengawasannya harus benar-benar dipantau. Intinya Satpol PP juga pengawasannya lebih ketat lagi dan dibagi zonasinya yang disesuaikan di lapangan,” tegasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















