
BOGORTODAY.COM – Jeruk identik dengan kesegaran dan asupan vitamin C yang melimpah untuk imunitas. Namun, di balik manfaatnya bagi kesehatan, sifat asam yang dominan pada buah ini ternyata tidak selalu selaras dengan semua jenis hidangan.
Menggabungkan jeruk dengan makanan yang salah bukan hanya merusak cita rasa, tetapi juga berisiko memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung hingga iritasi lambung. Melansir dari NDTV Food, berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya tidak Anda santap bersamaan dengan jeruk:
- Produk Olahan Susu
Sangat tidak disarankan mencampur jeruk dengan susu, yogurt, atau keju. Asam sitrat dalam jeruk dapat menyebabkan protein dalam susu menggumpal (koagulasi) saat bertemu di dalam lambung.
Efeknya, perut akan terasa tidak nyaman dan proses penyerapan nutrisi dari produk susu tersebut menjadi tidak maksimal.
- Anggur Merah (Red Wine)
Kombinasi antara jeruk dan anggur merah sebaiknya dihindari. Tingkat keasaman jeruk yang tinggi jika bertemu dengan kandungan tanin pada anggur merah dapat menciptakan reaksi rasa pahit yang tajam di lidah.
Selain mengganggu selera, bagi pemilik lambung sensitif, perpaduan ini berisiko memicu nyeri ulu hati.
- Sumber Protein Tinggi
Meskipun jeruk sering dijadikan pencuci mulut setelah makan besar, hindari mengonsumsinya langsung setelah menyantap protein berat seperti telur, tahu, atau kacang-kacangan.
Kandungan asamnya dapat menghambat enzim yang bertugas memecah protein, sehingga sistem pencernaan bekerja lebih lambat dan memicu produksi gas berlebih (perut begah).
- Buah Pepaya
Meski sama-sama kategori buah, menduetkan pepaya dan jeruk dalam satu porsi (seperti rujak atau salad buah) perlu diwaspadai. Keduanya sama-sama kaya akan vitamin C.
Lonjakan asupan asam yang terlalu tinggi dalam satu waktu dapat meningkatkan kadar asam lambung secara drastis, memicu sensasi terbakar di dada (heartburn), terutama bagi penderita maag atau GERD.
- Makanan Kaya Pati (Karbohidrat Kompleks)
Makanan bertepung seperti nasi, kentang, dan pasta sebaiknya diberikan jeda waktu jika ingin mengonsumsi jeruk.
Reaksi kimia antara zat pati dan asam jeruk dapat menghalangi proses pencernaan karbohidrat secara alami di dalam usus.
Hasilnya, Anda mungkin akan merasakan sensasi perut yang terasa sangat berat atau kembung setelah makan.
Tips Mengonsumsi Jeruk dengan Aman
Agar mendapatkan manfaat optimal tanpa efek samping, sebaiknya konsumsi jeruk sebagai camilan mandiri di antara waktu makan besar.
Memberikan jeda sekitar 1–2 jam akan membantu sistem pencernaan mengolah nutrisi dengan lebih efektif.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















