
Latin: Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du’aaika faghfir lii
Artinya: “Ya Allah, ini adalah saat datangnya siang-Mu, perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku.”
Momen Mustajab yang Tak Tertolak
Waktu antara adzan dan iqamah adalah salah satu periode paling “mahal” dalam Islam. Sayyid Sabiq dalam bukunya Fikih Sunnah menjelaskan bahwa doa di waktu ini sangat sulit untuk ditolak oleh Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, “Doa yang dipanjatkan di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak.” (HR. Abu Dawud, Nasai, dan Tirmidzi). Hal ini diperkuat oleh riwayat Sahal bin Sa’ad RA yang menyatakan bahwa doa setelah adzan adalah salah satu perkara yang mustajab.
Keistimewaan Waktu Subuh
Mengapa waktu Subuh begitu istimewa? Berikut adalah beberapa rahasia keberkahan di balik rembang fajar:
- Waktu Pembagian Rezeki
Dalam buku Menyingkap Rahasia Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Subuh, Asrifin An Nakhrawie menjelaskan bahwa Allah SWT membagikan rezeki di antara waktu terbit fajar hingga terbit matahari.
Rasulullah SAW bahkan berpesan kepada putrinya untuk segera bangun dan tidak lalai agar bisa menyambut rezeki tersebut.
- Kecukupan Kebutuhan Hidup
Bangun di pagi hari bukan sekadar kebiasaan sehat, melainkan pembuka pintu keberkahan. Hadits riwayat Ath Thabrani menyebutkan bahwa pagi hari penuh dengan keberuntungan yang menjamin terpenuhinya segala kebutuhan hamba-Nya.
- Didoakan oleh Malaikat
Momen shalat Subuh menjadi ajang pertemuan antara malaikat malam dan malaikat siang. Selain itu, para malaikat juga mendoakan kebaikan bagi mereka yang bersedekah dan beraktivitas positif di pagi hari.
Dengan memahami besarnya keutamaan ini, mari kita jadikan momentum adzan Subuh sebagai titik awal untuk meraih rida dan keberkahan Allah SWT sepanjang hari. Wallahu a’lam.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















