
BOGORTODAY.COM – Kawasan sekitar Pasar Bogor dan Plaza Bogor kini menampilkan wajah baru yang lebih tertib dan bersih. Pascapenertiban yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, para pedagang kaki lima (PKL) sayur-mayur yang sebelumnya memadati badan jalan kini mulai beralih ke lokasi relokasi yang telah disediakan.
Sebelumnya, ratusan lapak PKL memenuhi Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, hingga Jalan Lawang Saketeng, yang kerap memicu kesemrawutan dan kemacetan di jantung Kota Bogor tersebut.
Relokasi ke Pasar Jambu Dua dan Gembrong
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, mengonfirmasi bahwa pergerakan pedagang menuju pasar resmi sudah mulai terlihat secara signifikan sejak Kamis (26/3/2026).
“Para PKL sudah mulai masuk ke Pasar Jambu Dua. Kapasitas di sana sangat memadai, mampu menampung sekitar 900 hingga 1.000 pedagang,” ujar Jenal.
Selain Pasar Jambu Dua, Pemkot Bogor juga menyiapkan Pasar Gembrong Sukasari sebagai alternatif lokasi dagang. Meski kapasitasnya lebih kecil, yakni sekitar 600 pedagang, Pasar Gembrong dinilai strategis untuk menampung eks PKL sayur-mayur dari kawasan Pasar Bogor.
Sterilisasi dan Pembersihan Kawasan
Pantauan di lokasi pada Kamis (26/3/2026), empat ruas jalan utama yang menjadi sasaran penataan kini sudah sepenuhnya bersih dari lapak PKL. Sinergi antarinstansi dari Satpol PP, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga Dinas PUPR terlihat intens melakukan pembersihan menyeluruh.
Petugas melakukan pengerukan selokan yang tersumbat, mengangkut sisa sampah lapak, hingga melakukan penyemprotan air di jalur pedestrian dan badan jalan agar kembali higienis.
Suasana di Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng kini terasa lengang dan nyaman bagi pejalan kaki. Pemandangan kontras ini sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya, di mana akses jalan tersebut selalu padat oleh kerumunan aktivitas jual beli yang menutupi trotoar.
Dengan sterilisasi ini, Pemkot Bogor berharap fungsi sosial jalan dan estetika kota dapat kembali pulih, sekaligus mendorong aktivitas perdagangan masyarakat ke pasar-pasar resmi yang lebih representatif.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















