
Cakupan lahan melibatkan sekitar 30 hingga 39 bidang tanah yang masih dalam tahap verifikasi alas hak. Sedangkan estimasi biaya fisik pembangunan konstruksi diperkirakan menelan biaya sekitar Rp125 miliar dari anggaran provinsi.
“Pihak Provinsi Jawa Barat sudah menyatakan kesiapannya untuk membangunkan fisik underpass tersebut, asalkan lahan yang dibutuhkan sudah siap dideklarasikan clean and clear oleh Pemkot,” tambahnya.
Menurutnya, urgensi pembangunan Underpass Kebon Pedes ini didasari oleh kondisi lalu lintas yang kian padat serta risiko keamanan pada perlintasan sebidang.
“Tujuannya jelas untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di titik tersebut. Selain itu, ini juga untuk mengurangi tingkat kerawanan kecelakaan yang sering berkaitan dengan perlintasan kereta api,” tutup Esti.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















