Telan Korban Jiwa, Polisi Minta Event Trail Run Perketat Kesehatan

trail run
Ilustrasi trail run. Foto : freepik.com/tuiphotoengineer.

BOGORTODAY.COM – Kepolisian mendesak penyelenggara event trail run (lari alam) untuk memperketat standar kesiapan kesehatan peserta, menyusul meninggalnya seorang peserta trail run berinisial F (34) saat mengikuti lomba Lebarun 2026 di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026).

Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoro menegaskan, kesiapan kesehatan adalah tanggung jawab bersama antara penyelenggara dan peserta.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

“Kesiapan kesehatan harus disiapkan. Itu selalu kami imbau kepada para peserta maupun pihak penyelenggara,” ujar Trias, Senin (30/3/2026).

Korban diketahui terhenti di kilometer kelima dari total rute sejauh 20 kilometer. Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan busa. Panitia segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS EMC, namun denyut nadi korban terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

“Di kilometer lima dia berhenti, langsung terjatuh. Dari pengecekan, meninggal karena kelelahan,” kata Trias.

Pihak keluarga korban, menurut AKP Trias, telah menerima kejadian tersebut dengan lapang dada.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================