Insiden Lebarun 2026, Kormi Bogor Minta Juklak Trail Run Segera

BOGORTODAY.COM – Meninggalnya seorang peserta dalam event trail run Lebarun 2026 di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026), mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Bogor mendesak segera disusunnya petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis baku untuk penyelenggaraan trail run di seluruh wilayah.

Ketua Kormi Kabupaten Bogor, Rike Iskandar menegaskan, insiden itu harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan olahraga kategori ekstrem.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

“Harus ada evaluasi dari yang terkait dengan kegiatan ini, yaitu dari Alti dan kepolisian, agar dapat dibuat suatu juklak dan juknis untuk event trail run, sehingga tidak asal buat event saja,” ujar Rike, Selasa (31/3/2026).

Rike menjelaskan, trail run tergolong olahraga ekstrem dengan risiko lebih tinggi dibandingkan olahraga pada umumnya. Oleh karena itu, kesiapan peserta maupun penyelenggara menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Ia menekankan, kewajiban membentuk tim kedaruratan berlaku tidak hanya untuk event resmi, tetapi juga untuk kegiatan latihan bersama. Selain itu, setiap kegiatan berisiko wajib mengantongi izin resmi sebelum pelaksanaan.

“Sebelum kegiatan tentunya akan dianalisa dampak sosial dan kedaruratannya,” kata dia.

Rike juga mengingatkan peserta untuk mempersiapkan kondisi fisik, mental, serta memperhitungkan seluruh faktor risiko sebelum mengikuti event serupa.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================