Tawon Vespa Ancam Siswa SD di Bogor, Destana Langsung Bertindak

tawon vespa
Petugas Destana Wanaherang mengevakuasi sarang tawon vespa di pohon dekat SD Negeri 05 Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (30/3/2026) malam. Foto: Dok. Destana Wanaherang.

BOGORTODAY.COM –  Sebuah sarang tawon vespa yang bersarang di dekat SD Negeri 05 Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berpotensi membahayakan ratusan siswa yang setiap hari beraktivitas di sekitar lokasi. Desa Tangguh Bencana (Destana) Wanaherang langsung bergerak melakukan evakuasi setelah laporan dari warga masuk, Senin (30/3/2026) malam.

Ketua Destana Wanaherang, Yudi Sukma Mulyadi, mengatakan kedekatan sarang tawon dengan lingkungan sekolah menjadi perhatian utama yang mendorong timnya bergerak cepat tanpa menunggu situasi memburuk.

“Keberadaan sarang ini cukup meresahkan, apalagi lokasinya dekat dengan SD Wanaherang 05. Kami khawatir bisa membahayakan anak-anak dan warga yang beraktivitas,” ujar Yudi, Selasa (31/3/2026).

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Sebelum dievakuasi, kehadiran koloni tawon vespa itu diketahui telah mengganggu aktivitas warga yang melintas di sekitar lokasi. Ancaman itu dinilai kian serius mengingat jam sibuk keluar-masuk siswa setiap pagi dan siang hari.

Setiba di lokasi, tim Destana melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan warga sekitar sebelum memulai evakuasi. Metode pembakaran dipilih sebagai cara paling efektif lantaran sarang berada di ketinggian yang sulit dijangkau.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

“Evakuasi kami lakukan dengan cara dibakar, karena sarangnya berada di ketinggian. Metode ini dinilai paling efektif untuk meminimalisir risiko serangan tawon,” jelas Yudi.

Ia memastikan seluruh proses mengutamakan keselamatan tim dan warga sekitar. Kini, situasi di kawasan tersebut telah kembali aman dan kondusif.

Yudi mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan potensi bahaya serupa kepada pihak berwenang setempat.

“Kondisi saat ini sudah aman dan terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi bahaya serupa,” tutupnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================