Cegah Banjir dan Longsor, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir Tanam 2.000 Pohon

BOGORTODAY.COM –  Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir, memimpin langsung kegiatan penanaman pohon di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan hutan kota di setiap kecamatan sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Sebanyak 200 pohon ditanam pada tahap awal, dengan total 2.000 pohon yang telah disiapkan untuk seluruh kawasan Sentul City. Jenis pohon yang ditanam diprioritaskan pada tanaman buah-buahan dan kayu-kayuan.

“Sesuai arahan program Bupati, kita membentuk hutan kota agar setiap kecamatan memilikinya. Mudah-mudahan kawasan Sentul ini menjadi salah satu ikonnya,” kata Sogir sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Pemilihan pohon buah, menurut Sogir, dimaksudkan agar hutan kota memberikan manfaat langsung bagi warga. Ia mencontohkan, warga tidak perlu bepergian jauh untuk menikmati hasil musim panen rambutan maupun mangga jika pohon-pohon tersebut sudah tersedia di hutan kota setempat.

Sogir juga mendorong agar seluruh klaster perumahan di Sentul City yang memiliki fasilitas prasarana, sarana, dan utilitas berupa taman turut diwajibkan menanam. Ia menekankan agar pohon ditanam langsung di tanah, bukan di pot, demi hasil yang optimal.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Karang Taruna Babakan Madang, Karang Taruna Desa Sumur Batu, manajemen PT Sentul City, serta penghuni klaster perumahan Venesia.

Sogir menyebutkan, meningkatnya frekuensi bencana alam seperti longsor dan banjir di wilayah Bogor menjadi salah satu pendorong utama digalakkannya program penghijauan ini. Ia menilai, bencana yang kerap terjadi merupakan dampak dari lemahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kita kurang peduli dengan alam, maka bencana datang. Satu-satunya cara adalah terus menanam, jangan pernah berhenti menanam,” ujarnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================