HALAL BIHALAL ADALAH CERMIN AKHLAK MULIA CALON PENGHUNI SURGA

HALAL BIHALAL
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

TIDAK terasa pembaca Bogor Today yang budiman, sudah 2 pekan lebih berlalu Hari Raya Idul Fitri. Hari Raya Idul Fitri identik dengan tradisi halal bihalal. Tradisi ini menjadi momen spesial bagi umat Islam di Indonesia untuk saling bersilaturahmi, makan bersama sebagai wujud rasa syukur dan bermaaf-maafan setelah sebulan penuh berpuasa ramadhan.

Berbeda dengan negara muslim lainnya, halal bihalal merupakan tradisi unik yang hanya ada di Indonesia. Ternyata tradisi halal bihalal itu hanya ada di negeri tercinta Indonesia dan hebatnya lagi ternyata, halal bihalal adalah cermin akhlak mulia calon penghuni surga.

BACA JUGA :  6 Strategi Mendekati Calon Promotor untuk Lolos Beasiswa PMDSU

Kok bisa halal bihalal adalah cermin akhlak mulia calon penghuni surga? Inilah jawabannya, menrut Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin, 3 akhlak mulia yang menjadi ciri utama calon penghuni surga adalah: 1. Menjalin silaturahmi, 2. Dermawan dan 3. Pemaaf.

BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

Saat halal bihalal terjadilah silaturahmi, karena ada yang menjadi tuan rumah yang mengundang dan ada yang diundang, yaitu para tamu yang terdiri dari keluarga besar, tetangga, teman sekolah atau kuliah, teman kerja dan teman komunitas.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================