
Selain itu, bahan tambahan seperti xanthan gum dan lesitin kedelai dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus dan memicu peradangan kronis.
Dr. Bhojraj lebih memilih Greek yogurt plain tanpa pemanis, lalu menambah buah beri segar dan kayu manis untuk rasa alami dan manfaat gizi yang tetap optimal.
- Protein Bar
Produk protein bar yang populer di kalangan penggiat kebugaran sering kali mengandung minyak olahan, sirup, dan gula tambahan.
Menurut Dr. Bhojraj, sebagian besar produk ini justru mirip dengan batangan cokelat berkedok sehat dan bisa menyebabkan kembung serta gangguan pencernaan.
Ia menekankan bahwa tidak ada bukti kuat konsumsi protein tambahan dari produk ini bermanfaat bagi orang sehat.
Sebagai gantinya, pilih camilan alami tinggi protein seperti kacang, biji-bijian, atau telur rebus.
- Keripik Sayur
Keripik sayur sering disebut lebih sehat daripada keripik kentang, padahal sebagian besar tetap digoreng dengan minyak olahan dan mengandung garam serta lemak jenuh tinggi.
Dr. Bhojraj menyebut konsumsi rutin dapat memicu peradangan jangka panjang.
Alternatifnya, buat camilan sendiri di rumah seperti ubi panggang atau kacang chickpea oven yang lebih renyah dan bergizi.
Dr. Bhojraj menegaskan bahwa prinsip utama menjaga kesehatan bukan sekadar menghindari makanan tertentu, melainkan memahami dampak setiap makanan terhadap tubuh.
“Ketika Anda memahami bagaimana makanan memengaruhi tubuh, pilihan Anda akan menjadi lebih sehat,” ujarnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















