Prabowo Optimistis Truk Listrik Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global

Prabowo
Prabowo Optimistis Truk Listrik Indonesia Mampu Bersaing di Pasar Global. (Foto: BPMI Setpres)

BOGORTODAY.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan keyakinannya bahwa industri kendaraan listrik nasional memiliki masa depan cerah. Ia menilai dalam beberapa tahun ke depan, truk listrik buatan Indonesia berpotensi bersaing dengan produk dari perusahaan otomotif besar dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Prabowo membandingkan potensi Indonesia dengan negara lain yang telah lebih dulu memiliki merek kendaraan komersial ternama.

Ia mencontohkan Jepang dengan Isuzu dan Hino, serta Korea Selatan dengan Hyundai dan Daewoo. Menurutnya, Indonesia juga mampu melahirkan “champion” di sektor kendaraan listrik melalui VKTR.

Kedekatan Emosional dengan Produk Lokal

Dalam sambutannya, Prabowo juga mengungkapkan kesan pribadi terhadap penamaan produk VKTR. Beberapa seri kendaraan menggunakan nama yang memiliki nilai historis baginya, seperti Gunung Tidar—yang berkaitan dengan masa mudanya di kawasan Magelang.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Selain itu, ada pula seri Lokon yang merujuk pada wilayah di Minahasa, yang merupakan kampung halaman ibundanya. Hal ini menambah kedekatan emosional Prabowo terhadap perkembangan industri dalam negeri tersebut.

Kapasitas Produksi dan Komitmen Dalam Negeri

Prabowo menerima laporan bahwa VKTR memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit bus listrik dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sekitar 40 persen. Angka ini ditargetkan terus meningkat seiring pengembangan teknologi dan industri pendukung di Indonesia.

Menurutnya, peningkatan TKDN menjadi langkah penting untuk memperkuat kemandirian industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Dorongan Transisi ke Energi Hijau

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tengah bergerak menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil dan mendorong pemanfaatan listrik sebagai sumber energi utama di sektor transportasi.

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia mengimbau pemerintah daerah hingga institusi seperti TNI untuk mulai beralih menggunakan kendaraan listrik produksi dalam negeri. Bahkan, ia meminta agar pihak terkait mencatat daerah yang belum berpartisipasi dalam penggunaan produk lokal.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Visi Masa Depan Kendaraan Listrik

Prabowo juga mengungkapkan visinya mengenai masa depan transportasi di Indonesia. Ia menargetkan konversi besar-besaran kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan berat seperti truk dan traktor.

Langkah ini diyakini dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak sekaligus mendorong efisiensi energi nasional. Di sisi lain, penggunaan BBM diperkirakan akan semakin terbatas di masa depan.

Optimisme Presiden terhadap industri kendaraan listrik menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia serius membangun ekosistem transportasi ramah lingkungan. Dengan dukungan kebijakan dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, bukan tidak mungkin kendaraan listrik buatan Indonesia mampu bersaing di pasar global dalam waktu dekat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================