
Farid mengungkapkan, berdasarkan data penanganan selama ini, sebagian besar anak jalanan di Kabupaten Bogor berasal dari luar daerah. Meski demikian, jumlahnya tidak tetap.
“Banyaknya dari luar. Untuk datanya fluktuatif, tidak menentu,” paparnya.
Bagi anak jalanan yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor, Dinsos akan menitipkan mereka kepada mitra binaan untuk mendapatkan pembekalan dan pelatihan keterampilan. Sementara anak jalanan dari luar daerah akan diupayakan untuk direunifikasi dengan keluarga mereka.
“Kalau yang berasal dari Bogor, kami titipkan ke mitra untuk dibina dan diberikan pembekalan. Sedangkan yang dari luar daerah, kami upayakan untuk direunifikasi atau dikembalikan ke keluarganya,” kata Farid.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















