
Kelebihan protein dalam urine dapat menjadi indikasi berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit ginjal kronis, komplikasi diabetes, hingga gangguan autoimun seperti lupus.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Selain urine berbusa, ada beberapa tanda lain yang patut diwaspadai, antara lain:
- Busa muncul hampir setiap kali buang air kecil
- Busa tampak tebal dan bertahan lama
- Warna urine lebih gelap dari biasanya
- Tubuh terasa mudah lelah atau muncul pembengkakan
Jika gejala tersebut muncul, pemeriksaan medis sangat disarankan. Dokter biasanya akan melakukan tes urine untuk mengetahui kadar protein serta mencari penyebab yang mendasarinya.
Penanganan Bergantung pada Penyebab
Cara mengatasi urine berbusa sangat bergantung pada penyebabnya. Jika dipicu oleh dehidrasi, meningkatkan asupan cairan sudah cukup membantu.
Namun, jika berkaitan dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan ginjal atau diabetes, penanganan harus dilakukan secara khusus sesuai diagnosis dokter.
Urine berbusa tidak selalu menjadi tanda penyakit berbahaya. Dalam banyak kasus, kondisi ini bersifat sementara dan dipengaruhi faktor ringan.
Namun, jika terjadi berulang dan disertai gejala lain, sebaiknya tidak diabaikan. Deteksi dini dapat membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















