
Namun, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat antasida karena dapat memicu rasa panas di dada pada sebagian orang.
- Minuman Hangat jahe dan madu
Jahe sering digunakan untuk meredakan mual, salah satu gejala asam lambung. Meski bukti ilmiahnya masih terbatas, kandungan aktif dalam jahe diketahui memiliki efek menenangkan pada sistem pencernaan.
Cara membuatnya cukup mudah: rebus jahe, lalu tambahkan madu sebagai pemanis alami, dan konsumsi selagi hangat.
- Teh chamomile
Chamomile memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan iritasi pada kerongkongan. Selain itu, teh ini juga dikenal mampu memberikan efek relaksasi, sehingga membantu mengurangi stres—salah satu pemicu kambuhnya asam lambung.
- Rebusan daun pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu proses pencernaan. Enzim ini juga dipercaya mampu mengurangi sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung.
Rebus daun pepaya dalam air, lalu tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit sebelum diminum.
- Air Rebusan kunyit
Kunyit dikenal memiliki kandungan kurkumin yang bersifat antiinflamasi. Senyawa ini membantu melindungi lapisan kerongkongan dari iritasi akibat asam lambung.
Kamu bisa merebus kunyit segar atau menyeduh bubuk kunyit sebagai minuman hangat.
Ramuan herbal dapat menjadi alternatif alami untuk membantu meredakan gejala asam lambung tanpa harus selalu bergantung pada obat-obatan. Meski demikian, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Jika keluhan tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















