
“Proses cukup lama karena bentang atap yang terbawa angin 30 meter. Ada tiga rumah yang terdampak,” terangnya.
Sementara, Kepala Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena menuturkan, saat kejadian dirinya tidak berada di rumah, namun dikabari oleh keluarga adanya kejadian atap bangunan bekas sekolah yang menimpa rumah.
“Saya sebetulnya tidak di lokasi saat kejadian. Dikabari oleh keluarga, oleh ayah saya. Jadi memang kejadian ada hujan deras dengan angin puting beliung. Disebelah rumah saya kebetulan ada bangunan sekolah yang sudah tidak terpakai. Atapnya terdampak angin puting beliung dan menimpah rumah saya,” ungkap Erna kepada wartawan.
Erna memaparkan, untuk rumah yang terdampak sebetulnya ada 3 rumah, dua rumah lagi yang tepat disebelah.
“Dua rumah sebelah rumah saya terdampak. Untuk rumah saya, ada dua bagian, sisi yang terkena atap sekolah tidak dihuni dan dibuat gudang saja,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















