BOGORTODAY.COM – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo H.R. Muhammad Syafi’i meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama untuk lebih aktif terlibat dalam pendampingan kelompok rentan di masyarakat, tidak hanya sebatas menjalankan tugas administratif.
Menurut dia, peran ASN Kemenag perlu diperluas ke arah pemberdayaan sosial, terutama bagi warga yang masuk kategori kurang mampu seperti janda miskin, anak yatim, dan fakir miskin.
Ia menilai, pendekatan tersebut penting agar pelayanan publik tidak berhenti pada urusan birokrasi, melainkan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Tidak minta dilayani, tapi harus punya semangat melayani,” ujar Romo Syafi’i di Bogor Kamis (16/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan profesionalitas sebagai dasar kerja ASN Kemenag dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Di sisi lain, ia menyoroti program “Nyaah Ka Ema” yang dikembangkan Kemenag Kabupaten Bogor sebagai contoh pendekatan pendampingan sosial berbasis ASN. Program itu melibatkan pegawai untuk mendampingi keluarga rentan secara lebih dekat dan berkelanjutan.
Wamenag menilai pola tersebut dapat diperluas ke daerah lain sebagai model penguatan peran sosial ASN Kemenag di tingkat daerah.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















