
Memasuki kuartal II 2026, prospek industri pengolahan diperkirakan tetap positif. PMI diproyeksikan meningkat menjadi 52,26%, yang menandakan bahwa aktivitas manufaktur masih akan terus tumbuh.
Pertumbuhan tersebut diperkirakan didorong oleh peningkatan produksi, penguatan permintaan, serta stabilnya persediaan barang. Selain itu, sejumlah subsektor seperti industri furnitur, makanan dan minuman, serta produk berbahan kulit diprediksi masih menjadi motor utama ekspansi industri.
Secara keseluruhan, tren ini menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan Indonesia masih memiliki daya tahan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global. Permintaan domestik yang stabil serta aktivitas produksi yang terus meningkat menjadi faktor penting yang menjaga pertumbuhan sektor ini tetap berada di jalur positif.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















