Jembatan Ambruk di Cigudeg, Akses Warga Raganis Terisolasi

BOGORTODAY.COM — Jembatan penghubung di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, ambruk pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, bertepatan dengan waktu Magrib.

Insiden tersebut menyebabkan warga di Kampung Raganis, khususnya RW 07 dan RW 08, terisolasi karena akses utama antarwilayah terputus.

Kepala Desa Cintamanik, Jamaludin, menyebut kondisi jembatan sebenarnya telah mengkhawatirkan sejak beberapa waktu lalu. Ia bahkan mengaku sudah memberikan peringatan terkait kerusakan tersebut sekitar sepekan sebelum kejadian.

“Kalau kejadian ambruknya memang semalam, tapi sebelumnya sudah diwanti-wanti karena kondisinya sudah rapuh,” ujar Kades Jamaludin, Jumat (17/4/2026).

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Ia menceritakan, jembatan tersebut diketahui dibangun pada 2008 melalui program PNPM dan kini telah berusia sekitar 19 tahun.

Akibat ambruknya jembatan yang melintasi Sungai Cipangur itu, warga terpaksa mencari cara alternatif untuk beraktivitas. Sejumlah warga bahkan nekat menyeberangi aliran sungai tanpa jembatan karena tidak adanya akses lain

“Mereka terpaksa melintasi air meskipun berisiko, karena tidak ada jalan lain,” katanya.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kejadian berlangsung saat debit air sungai dalam kondisi relatif aman.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Kades Jamaludin berharap pemerintah Kabupaten Bogor segera mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar pembangunan jembatan dapat segera dilakukan dan akses masyarakat kembali normal.

“Mudah-mudahan saja ada anggaran BTT, supaya segera cepat dibangun lagi,”katanya.

Sementara itu, Pemerintah setempat bersama aparat terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan. Unsur Kecamatan Cigudeg, Polsek Cigudeg, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan monitoring dan langkah penanganan awal.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================