Pentingnya Jam Tidur Ideal untuk Menjaga Kesehatan Otak dan Mencegah Alzheimer

Proses ini membantu memperkuat ingatan serta meningkatkan kemampuan belajar. Tanpa tidur yang cukup, kemampuan kognitif bisa menurun, termasuk konsentrasi dan daya ingat.

Menjaga Keseimbangan Koneksi Saraf

Selama beraktivitas, otak terus membentuk koneksi baru antar neuron. Namun, proses ini juga membutuhkan energi besar. Saat tidur, otak melakukan “pemangkasan” terhadap koneksi yang tidak diperlukan agar tetap efisien dan optimal.

Selain itu, tidur juga membantu mengatur emosi dengan menyeimbangkan kerja antara amigdala dan korteks prefrontal. Hasilnya, seseorang akan lebih tenang dan mampu berpikir jernih keesokan harinya.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Kualitas Tidur Sama Pentingnya

Tidak hanya durasi, kualitas tidur juga sangat menentukan. Dalam satu malam, tubuh idealnya melewati 4–5 siklus tidur, masing-masing berlangsung sekitar 90–110 menit. Siklus ini mencakup tahap tidur ringan, tidur dalam, dan REM.

Gangguan seperti Sleep apnea dapat menghambat tercapainya tidur nyenyak. Bahkan, tidur delapan jam yang sering terputus dinilai kurang baik dibandingkan tidur enam jam yang berkualitas.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Kunci Menjaga Otak Tetap Sehat

Menjaga pola tidur yang konsisten dan berkualitas merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Bukan hanya membantu tubuh beristirahat, tidur juga berperan aktif dalam menjaga fungsi otak, memperkuat memori, serta mengurangi risiko penyakit serius.

Dengan memperhatikan jam tidur ideal, kita tidak hanya menjaga kebugaran harian, tetapi juga melindungi kesehatan otak di masa depan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================