Sinopsis Film “Ghost in the Cell”: Horor-Komedi Terbaru Karya Joko Anwar

Ghost in the Cell
Sinopsis Film “Ghost in the Cell”: Horor-Komedi Terbaru Karya Joko Anwar. (Foto: Instagram @jokoanwar)

BOGORTODAY.COM – Sutradara Joko Anwar kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Ghost in the Cell, sebuah film yang menggabungkan unsur horor dan komedi dengan latar kehidupan di dalam penjara.

Film ini menghadirkan banyak aktor ternama Indonesia yang berperan sebagai narapidana dalam cerita penuh ketegangan sekaligus humor gelap.

Diproduksi oleh Come and See Pictures, film ini juga menampilkan Tia Hasibuan sebagai produser. Ghost in the Cell berdurasi sekitar 106 menit dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April.

Kisah Teror di Balik Jeruji

Cerita berpusat di Lapas Labuhan Angsana, tempat seorang jurnalis bernama Dimas (Endy Arfian) dipenjara setelah dijebak dalam kasus pembunuhan terhadap atasannya.

Di dalam penjara, Dimas harus beradaptasi dengan lingkungan keras yang dipenuhi korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, serta sistem hierarki antar narapidana yang kejam.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Namun, situasi berubah menjadi jauh lebih mencekam ketika serangkaian kematian misterius mulai terjadi di dalam lapas. Para tahanan tewas satu per satu tanpa penjelasan yang jelas, menimbulkan ketakutan di antara mereka.

Misteri Makhluk Gaib dan Kasus Kelam

Penyelidikan yang dilakukan oleh Anggoro (Abimana Aryasatya) bersama beberapa narapidana lain akhirnya mengarah pada fakta mengejutkan. Mereka menghadapi ancaman dari entitas gaib yang memburu orang-orang dengan energi negatif dan kemarahan.

Menariknya, untuk bertahan hidup, para tahanan justru harus melakukan hal yang tak terduga, yakni berusaha berbuat baik agar terhindar dari incaran makhluk tersebut. Situasi ini menciptakan dinamika unik antara horor, komedi, dan kritik sosial di dalam cerita.

Di balik teror tersebut, perlahan terungkap bahwa kejadian ini berkaitan dengan kasus korupsi besar di Kalimantan yang pernah diselidiki oleh Dimas sebelum ia dipenjara. Hal ini membuat konflik dalam cerita semakin kompleks, karena para karakter harus menghadapi ancaman manusia sekaligus kekuatan tak kasat mata.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

Deretan Pemain dan Distribusi Internasional

Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor papan atas seperti Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, Aming, Morgan Oey, Endy Arfian, dan Kiki Narendra.

Tidak hanya dirilis di Indonesia, Ghost in the Cell juga akan didistribusikan ke puluhan negara di berbagai kawasan, termasuk Asia Tenggara, Amerika Utara, serta beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Swiss, Rusia, dan Italia.

Dengan konsep yang memadukan ketegangan, humor, dan kritik sosial, Ghost in the Cell menjadi salah satu film Indonesia yang dinantikan penayangannya di layar lebar.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================