Warga Cikaret Terluka Usai Lawan Begal, Keamanan Jalur Rawan di Kota Bogor jadi Sorotan

dugaan kasus pembegalan
Ilustrasi pembegalan. Foto : motorplus.

BOGORTODAY.COM – Aksi pembegalan yang kembali marak di wilayah Kota Bogor mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Terbaru, seorang warga di wilayah Cikaret dilaporkan menjadi korban dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat perkelahian dengan pelaku demi mempertahankan barang miliknya.

Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen memperkuat sistem pengawasan digital.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan pihaknya akan segera merealisasikan penambahan ratusan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

“Ada, kami akan tambah (CCTV), tambah 100 lagi,” ujar Dedie saat ditemui di Mako Korem 061/Suryakencana, pada Kamis (16/4/2026).

Menurut Dedie, saat ini baru tersedia sekitar 110 kamera yang terintegrasi dengan Command Center Pemkot Bogor. Jumlah tersebut dinilai belum memadai untuk menjangkau luas wilayah Kota Bogor yang mencapai 111 kilometer persegi.

Kedepannya, ia menargetkan pemasangan CCTV dilakukan setiap jarak 50 meter di area rawan.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

“Jika ada kejadian kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan, atau kehilangan barang, bisa langsung terdeteksi lengkap mengenai siapa pelakunya dan di mana posisinya. Ini bagian dari upaya agar Kota Bogor menjadi lebih tertib dan disiplin,” tambahnya.

Di sisi lain, Polresta Bogor Kota juga meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan jalanan.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================